Dalam suasana Syawal yang penuh makna, Wakil Wali Kota Surabaya, Armuji, menunjukkan sikap bijak dengan menerima permintaan maaf dari pengusaha Jan Hwa Diana. Perseteruan keduanya, yang sempat menjadi sorotan publik, kini resmi berakhir tanpa pelaporan balik ke kepolisian.
Pertemuan berlangsung di rumah dinas Armuji di Jalan Wali Kota Mustajab. Diana datang didampingi suaminya, Hendy Soenaryo. Dalam suasana tertutup dan penuh kehangatan, pertemuan berlangsung selama lebih dari satu jam. Armuji menyampaikan bahwa ia memaafkan Diana secara pribadi. Sebagai pemimpin daerah dan seorang muslim, ia menilai permintaan maaf yang tulus adalah hal yang patut dihargai.
“Mereka datang ke sini meminta maaf atas ucapan yang sempat menimbulkan blunder. Sebagai manusia, kita tentu tak luput dari kesalahan. Di bulan Syawal ini, saya maafkan,” ujar Armuji kepada awak media.
Sikap Armuji ini mendapat apresiasi dari banyak pihak, karena menunjukkan keteladanan dalam menyelesaikan konflik dengan cara damai. Ia juga menegaskan bahwa ia tidak akan melaporkan balik Diana, mengingat Diana berjanji mencabut laporan pencemaran nama baik terhadap dirinya.
“Kalau laporan itu dicabut, ya sudah, saya tidak akan meneruskan laporan balik. Mereka menunjukkan itikad baik, dan saya menghargai itu,” tambahnya.
Perseteruan antara Armuji dan Diana bermula dari upaya Armuji membantu seorang warga yang ijazahnya diduga ditahan oleh perusahaan CV Sentoso Seal, milik keluarga Diana. Konflik melebar ke ranah hukum setelah Diana merasa dirugikan oleh pernyataan Armuji yang menyebut gudang perusahaan itu terkait dengan narkoba. Tak hanya itu, Diana juga memprotes pencantuman foto dirinya dan suami dalam unggahan media sosial Armuji, yang dianggap tanpa izin.
Diana lantas melaporkan Armuji ke Polda Jawa Timur atas dugaan pencemaran nama baik. Namun, dalam pertemuan kemarin, Diana menyampaikan secara langsung bahwa laporan tersebut akan dicabut. Ia mengaku datang dengan kesadaran penuh untuk menyelesaikan masalah secara kekeluargaan.
“Saya ingin masalah ini selesai dengan baik. Permintaan maaf ini tulus, dan saya bersedia mencabut laporan saya,” ujar Diana.
Armuji juga menegaskan bahwa persoalan dirinya dengan Diana kini dianggap selesai. Namun, ia menegaskan bahwa isu penahanan ijazah oleh perusahaan Diana tetap menjadi perhatian, dan akan diproses sesuai hukum yang berlaku karena menyangkut hak warga.
“Urusan pribadi saya dengan Bu Diana sudah selesai. Tapi soal ijazah karyawan yang diduga ditahan, itu lain perkara. Itu harus ditindaklanjuti sesuai aturan,” jelasnya.
Dengan sikap terbuka dari kedua belah pihak, konflik yang sempat memanas ini diakhiri secara damai. Armuji menunjukkan kredibilitas sebagai pemimpin publik yang mampu menjaga etika, menyelesaikan konflik tanpa emosi, dan menempatkan kepentingan masyarakat di atas ego pribadi.