Hasan Nasbi Resmi Mundur dari PCO dan Jabatan Jubir Presiden Prabowo

Jakarta, Hasan Nasbi, yang dikenal sebagai Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan (Presidential Communication Office/PCO), secara resmi mengundurkan diri dari jabatannya. Keputusan ini ia sampaikan melalui akun Instagram milik Total Politik dan telah ia tuangkan dalam surat resmi kepada Presiden Prabowo Subianto.

Hasan mengungkapkan bahwa hari terakhir ia berkantor di PCO adalah Senin, 21 April 2025. Ia juga menginisiasi dokumentasi aktivitas hari terakhirnya sebagai bagian dari penutupan masa tugas yang dianggap penting. Dalam keterangannya, ia menyampaikan pesan bahwa dalam menghadapi situasi yang tidak dapat diatasi, seseorang harus bersikap bijak dan tahu diri.

“Teman-teman semua, hari Senin tanggal 21 April 2025 adalah hari terakhir saya menjalani aktivitas di Kantor Komunikasi Kepresidenan. Itu sebabnya hari itu diabadikan, saya meminta adik-adik dari Total Politik untuk mendokumentasikan aktivitas hari terakhir saya,” ujarnya melalui akun media sosial yang dikelola Total Politik.

Hasan juga memberikan konfirmasi bahwa pernyataan tersebut dapat dikutip oleh media saat dihubungi langsung. Ia menegaskan bahwa keputusan ini telah melalui pertimbangan matang. “Sejak jauh-jauh hari saya sudah pernah mengatakan, kalau ada sesuatu yang tidak bisa saya atasi, maka tidak perlu heboh dan ribut-ribut. Saya harus tahu diri,” tambahnya.

Sebelumnya, Hasan Nasbi sempat menjadi pusat perhatian publik usai pernyataan kontroversialnya sebagai Kepala PCO, serta beredarnya kabar mengenai ketidakhadirannya pasca penunjukan Prasetyo Hadi sebagai Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg). Situasi tersebut memicu spekulasi mengenai stabilitas internal di lingkaran komunikasi kepresidenan.

Namun, pada 16 April lalu, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya membantah isu pengunduran diri Hasan. Dalam pernyataannya kepada awak media, Teddy menyatakan bahwa Hasan masih aktif bekerja dan baru saja menghadiri rapat bersama dirinya. Meskipun demikian, kini informasi terbaru menunjukkan bahwa Hasan telah benar-benar mengajukan pengunduran diri.

Baca juga :  TNI Kerahkan 100 Prajurit untuk Jaga Keamanan Kota Nusantara

Sebagai figur yang berpengalaman di bidang komunikasi politik, Hasan Nasbi sebelumnya dikenal sebagai pendiri lembaga riset Cyrus Network. Kepakarannya dalam membangun narasi politik dan komunikasi strategis kerap diandalkan dalam kampanye dan pengelolaan komunikasi pemerintahan.

Pengunduran dirinya tentu membawa tantangan baru bagi pemerintahan Prabowo Subianto dalam menjaga stabilitas komunikasi publik, khususnya menjelang tahun pertama masa kepemimpinan. Belum ada keterangan resmi dari Istana terkait siapa yang akan ditunjuk menggantikan Hasan Nasbi sebagai Kepala PCO.

Langkah Hasan ini menjadi sorotan publik karena dilakukan secara tenang dan penuh perhitungan. Ia meninggalkan pesan moral yang kuat: jabatan adalah amanah, dan bila tidak mampu menjalankannya secara maksimal, maka mundur adalah bentuk tanggung jawab, bukan kegagalan.

Pelapor Roy Suryo Terkait Dugaan Ijazah Palsu Jokowi Diperiksa Polisi

Eks Anggota BPK Achsanul Qosasi Bebas Bersyarat, Kasus Korupsi BTS Tetap Membekas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *