Warga Dirikan Posko Kesehatan untuk Massa Aksi Tolak RUU TNI di DPR

Jakarta, Aksi penolakan terhadap Rancangan Undang-Undang Tentara Nasional Indonesia (RUU TNI) terus berlanjut di depan Kompleks MPR RI, Jakarta. Dalam solidaritasnya, kelompok masyarakat sipil yang tergabung dalam “Bareng Warga” membuka posko kesehatan untuk mendukung para demonstran yang hadir pada Kamis (20/3). Posko ini didirikan di bawah flyover Senayan dengan menyediakan fasilitas medis darurat bagi peserta aksi.

Dukungan Kesehatan untuk Massa Aksi

Posko kesehatan ini dilengkapi dengan tenda medik dan dua unit mobil ambulans yang siap siaga untuk menangani berbagai keluhan medis para demonstran. Sejumlah relawan yang berada di lokasi menyatakan bahwa kehadiran posko ini merupakan bentuk kepedulian masyarakat terhadap gerakan mahasiswa dan buruh yang menolak RUU TNI.

“Kami di sini sebagai rakyat sipil merasa terpanggil untuk bergabung dengan para mahasiswa dan buruh menyuarakan bahwa RUU TNI ini tidak layak untuk diperjuangkan di ranah DPR,” ujar salah seorang relawan yang bertugas di posko kesehatan.

Para relawan menyediakan berbagai jenis obat-obatan seperti antiseptik, oxycan, hingga obat herbal seperti tolak angin. Selain itu, ambulans yang disiagakan juga dilengkapi dengan tabung oksigen untuk menangani kondisi medis yang lebih serius.

Dukungan dari Berbagai Pihak

Selain inisiatif dari kelompok Bareng Warga, lembaga sosial Dompet Dhuafa juga turut berpartisipasi dengan menyediakan satu unit mobil ambulans, dokter, tenaga medis profesional, dan persediaan obat-obatan. Kehadiran tenaga medis profesional ini memastikan bahwa demonstran yang mengalami gangguan kesehatan dapat memperoleh pertolongan yang memadai.

Kini, posko kesehatan ini terus menghimpun dukungan dari masyarakat sipil yang tidak ikut serta dalam aksi. Mereka yang ingin membantu dapat menyalurkan donasi dalam bentuk obat-obatan maupun kebutuhan medis lainnya.

Baca juga :  Korban Tewas Coran Tower Runtuh di Bekasi Dievakuasi Setelah Crane Tiba

Solidaritas Masyarakat dalam Gerakan Demokrasi

Keberadaan posko kesehatan ini mencerminkan semangat solidaritas masyarakat dalam mendukung kebebasan berpendapat dan perjuangan demokrasi. Aksi damai yang dilakukan oleh mahasiswa dan buruh ini tidak hanya menuntut kebijakan yang lebih adil, tetapi juga menunjukkan bahwa masyarakat sipil memiliki peran besar dalam memastikan hak-hak demokrasi tetap terjaga.

Dengan adanya dukungan medis ini, diharapkan para peserta aksi dapat tetap menjaga kondisi kesehatan mereka selama aksi berlangsung. Para relawan juga terus mengimbau agar seluruh demonstran tetap berhati-hati dan menjaga ketertiban selama menyuarakan aspirasi mereka.

Kesimpulan

Posko kesehatan yang didirikan oleh kelompok Bareng Warga dan didukung oleh Dompet Dhuafa menjadi bukti nyata bahwa solidaritas masyarakat dapat berkontribusi besar dalam mendukung gerakan sosial. Kehadiran tenaga medis, ambulans, serta berbagai perlengkapan medis menjadi aspek penting dalam menjaga keselamatan para peserta aksi yang sedang memperjuangkan aspirasi mereka di depan DPR.

Menkum Supratman Temui Mahasiswa Usai Demo Tolak RUU TNI

KPK Tahan Dua Tersangka Kasus LPEI, Potensi Kerugian Negara Rp11,7 Triliun

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *