Jelang Peluncuran Sekolah Rakyat, Gus Ipul Instruksikan Percepatan Persiapan

Kementerian Sosial (Kemensos) semakin mematangkan persiapan peluncuran program Sekolah Rakyat yang bertujuan memberikan akses pendidikan bagi siswa dari keluarga miskin. Ditargetkan, program ini akan berjalan penuh mulai tahun ajaran baru pada 1 Juli 2025. Untuk memastikan pelaksanaannya sesuai rencana, Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) meminta seluruh jajaran serta pemangku kepentingan terkait untuk bergerak cepat.

Instruksi Presiden dan Percepatan Persiapan

Presiden telah menginstruksikan seluruh kementerian serta pemerintah daerah untuk mendukung Kemensos dalam berbagai tahapan, mulai dari perencanaan hingga operasional program ini. Dalam rapat koordinasi yang digelar Senin (17/3), Gus Ipul menegaskan pentingnya percepatan kerja agar target yang telah ditetapkan dapat tercapai tanpa hambatan.

“Kita harus bergerak cepat agar pelaksanaannya sesuai target. Semua pihak terkait harus berkoordinasi dengan baik guna memastikan kesiapan regulasi, lokasi, serta rekrutmen tenaga pengajar dan penerima manfaat,” ujar Gus Ipul.

Program Matrikulasi Sebelum Sekolah Rakyat Berjalan Penuh

Sebagai bagian dari persiapan, Kemensos akan menjalankan program matrikulasi selama satu tahun bagi anak-anak yang akan bergabung dengan Sekolah Rakyat. Program ini bertujuan memberikan orientasi bahasa serta keterampilan dasar sebelum pembelajaran reguler dimulai. Sambil menunggu penyelesaian sarana dan prasarana, siswa dapat mengikuti program ini agar tidak mengalami kesenjangan dalam proses belajar.

79 Lokasi Siap Beroperasi

Dalam rapat yang sama, terungkap bahwa hingga saat ini telah ada 79 lokasi yang siap menjalankan Sekolah Rakyat. Rinciannya meliputi:

  • 41 lokasi di bawah naungan Kemensos
  • 30 lokasi di Jawa Timur
  • 1 lokasi di Solok, Sumatera Barat
  • 2 lokasi di Perguruan Tinggi
  • 4 lokasi di Institusi Penerima Wajib Lapor (IPWL)

Selain itu, masih terdapat beberapa daerah yang menyatakan kesiapan tetapi belum mengajukan surat resmi.

Baca juga :  Kortas Tipikor Geledah Kantor PTPN XI Terkait Dugaan Korupsi Revitalisasi Pabrik Gula

Finalisasi Regulasi dan Rekrutmen Guru

Sekretaris Jenderal Kemensos, Robben Rico, menegaskan bahwa pihaknya tengah menyelesaikan berbagai aspek teknis agar program ini berjalan efektif. Pekan ini, draf final petunjuk teknis akan dipaparkan. Selain itu, koordinasi dengan Kementerian PAN-RB dan pihak terkait untuk rekrutmen guru sedang dilakukan.

Saat ini, tim teknis juga terus membahas penyelesaian status lahan dan bangunan yang akan digunakan. Pemerintah daerah diberikan opsi untuk menghibahkan atau meminjamkan aset yang dimiliki guna mendukung kelancaran operasional Sekolah Rakyat.

Pengawasan Ketat untuk Kelancaran Program

Kemensos juga tengah membahas mekanisme pengawasan dan pelaksanaan program, termasuk kemungkinan pembentukan tim khusus di daerah untuk memastikan kelancaran Sekolah Rakyat. Dengan adanya pengawasan yang baik, diharapkan tidak ada kendala teknis di lapangan.

“Kami memastikan semua peraturan, anggaran, serta tenaga pendukung siap sebelum program ini diluncurkan secara resmi,” ujar Robben Rico.

Sosialisasi Sebelum Peluncuran Resmi

Sebelum beroperasi penuh, Kemensos akan melakukan sosialisasi kepada pemerintah provinsi, kabupaten, dan kota guna memastikan kesiapan di tingkat daerah. Dukungan dari berbagai pihak diharapkan dapat menjadikan Sekolah Rakyat solusi nyata dalam meningkatkan akses pendidikan bagi masyarakat kurang mampu. Program ini juga bertujuan mengurangi angka putus sekolah dan memutus mata rantai kemiskinan antar generasi.

Panglima TNI Usulkan RUU TNI Atur Percepatan Masa Dinas Perwira

Puan Kritik Aksi Geruduk Rapat RUU TNI di Fairmont: Tidak Patut

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *