POSO — Misi kemanusiaan untuk mendukung penanganan kebakaran hutan dan lahan atau karhutla di Pasir Putih Pendolo kembali dilakukan pada Rabu, 16 September 2026.
Kegiatan tersebut menyasar dua lokasi. Tim mendatangi posko dapur umum Desa Pasir Putih dan Posko Satgas Nusa 2 di Kecamatan Pamona Selatan, Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah.
Di dapur umum, kegiatan berlangsung bersama kurang lebih 200 masyarakat. Kehadiran posko menjadi bagian penting dalam mendukung kebutuhan warga selama penanganan karhutla berlangsung.

Misi Kemanusiaan Menyasar Dua Posko
Bantuan yang disalurkan mencakup sejumlah kebutuhan untuk mendukung masyarakat dan petugas di lapangan.
Bantuan tersebut antara lain masker, air mineral, vitamin, minuman bernutrisi, susu, makanan kering, dan biskuit.
Selain kebutuhan konsumsi, bantuan juga mencakup peralatan pendukung untuk Posko Satgas Nusa 2.
Tangki semprotan dan jerigen diserahkan untuk membantu kebutuhan operasional posko dalam mendukung penanganan karhutla.
Sekitar 200 Masyarakat Berkumpul di Dapur Umum
Dapur umum Desa Pasir Putih menjadi salah satu titik kegiatan kemanusiaan. Sekitar 200 masyarakat berada di lokasi tersebut.
Keberadaan dapur umum menunjukkan adanya keterlibatan masyarakat dalam menghadapi situasi karhutla.
Masyarakat tidak hanya menjadi penerima dukungan. Mereka juga ikut bergotong royong dalam menghadapi kondisi yang terjadi di wilayah tersebut.
Christina Margaretha Lateka Tekankan Kebersamaan
Dalam kegiatan tersebut, Christina Margaretha Lateka menyampaikan pentingnya menjaga lingkungan dengan penuh kesadaran dan tanggung jawab.
Ia juga menekankan pentingnya semangat persatuan dalam menghadapi berbagai persoalan di tengah masyarakat.
Gotong royong warga dalam membantu memadamkan api menjadi salah satu bentuk kebersamaan masyarakat Pasir Putih, Pendolo, dan wilayah sekitarnya.
Peralatan Tambahan untuk Posko Satgas Nusa 2
Dukungan kepada Posko Satgas Nusa 2 juga diperkuat dengan penyaluran peralatan.
Tangki semprotan dan jerigen menjadi bagian dari bantuan tersebut. Peralatan itu dapat mendukung kebutuhan posko dalam menjalankan kegiatan penanganan karhutla Poso.
Penyaluran bantuan tidak hanya berfokus pada kebutuhan konsumsi. Dukungan terhadap peralatan lapangan juga menjadi bagian dari upaya membantu aktivitas di posko.
Mitigasi Karhutla Perlu Terus Diperkuat
Christina juga menyoroti pentingnya penguatan program mitigasi. Menurutnya, langkah tersebut perlu dimaksimalkan agar masyarakat semakin tanggap menghadapi persoalan karhutla.
Kesiapsiagaan menjadi bagian penting dalam menghadapi potensi kejadian serupa. Peran masyarakat juga diperlukan dalam menjaga lingkungan dan membangun kepedulian bersama.
Semangat gotong royong menjadi modal sosial yang penting. Kebersamaan warga dapat membantu memperkuat respons ketika masyarakat menghadapi kondisi yang membutuhkan penanganan bersama.
Kebersamaan Masyarakat Menjadi Kekuatan
Misi kemanusiaan di Pasir Putih tidak hanya menjadi kegiatan penyaluran bantuan. Kegiatan tersebut juga memperlihatkan pentingnya kepedulian antarwarga.
Dukungan masyarakat terlihat dari keberadaan mereka di dapur umum. Sementara itu, bantuan peralatan diberikan untuk mendukung kebutuhan Posko Satgas Nusa 2.
Keduanya menjadi bagian dari upaya bersama dalam menghadapi dampak karhutla.
Ke depan, penguatan mitigasi dan kesiapsiagaan tetap menjadi hal penting. Masyarakat perlu terus membangun kesadaran untuk menjaga lingkungan.
Semangat persatuan juga perlu dipertahankan. Dengan gotong royong, masyarakat dapat memperkuat kepedulian dan respons terhadap berbagai persoalan di lingkungan sekitar.